PALEMBANG – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) kembali menyelenggarakan agenda tahunan terpentingnya, Rapat Kerja (RAKER) Tahun 2025. Mengusung tema besar “Optimalisasi Kinerja dan Tata Kelola Menuju Polsri yang Unggul dan Berdaya Saing Global 2045”, kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (1–3 Desember 2025), bertempat di Hotel Novotel, Palembang.
Untuk menjangkau seluruh elemen kampus, Raker kali ini dilaksanakan dengan metode Hybrid. Peserta inti hadir secara luring di Palembang, sementara pengelola Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) mengikuti jalannya rapat secara daring, memastikan sinergi kebijakan hingga ke unit terjauh.
Hari Pertama: Penyelarasan Strategi dan Refleksi Kinerja Acara diawali dengan laporan dari Ketua Panitia, Drs. Zakaria, M.Pd., yang menegaskan kesiapan seluruh unit kerja dalam mengikuti evaluasi tahunan ini. Raker dibuka secara resmi oleh Direktur Polsri, Ir. Irawan Rusnadi, M.T. Dalam sambutannya, Direktur menekankan urgensi adaptasi Polsri di tengah transformasi pendidikan vokasi yang cepat.
“Kita tidak hanya berbicara tentang target tahun depan, tetapi meletakkan batu loncatan menuju visi 2045. Tata kelola yang lincah dan berdaya saing global adalah kunci,” tegas Ir. Irawan.
Sesi pleno menghadirkan narasumber dari Biro Perencanaan Kemendiktisaintek, Muhammad Anthony Fauzi, S.Kom., yang membedah penyelarasan Indikator Kinerja Utama (IKU) Polsri dengan kebijakan nasional. Agenda dilanjutkan dengan sesi inspiratif Leaders Talk yang menghadirkan Dr. Ing. Ahmad Taqwa, M.T., RD. Kusumanto, S.T., M.M., dan Direktur Polsri sendiri, membahas arah kepemimpinan strategis.
Menutup hari pertama, para Wakil Direktur (Wadir 1-4), Kepala Pusat Penjaminan Mutu (P4MP), Kepala P2M, dan Kepala Pusat Pengembangan Pembelajaran (PPP) memaparkan capaian hasil kinerja sepanjang tahun 2025 sebagai bahan evaluasi bersama.
Hari Kedua: Bedah Tata Kelola Keuangan dan SDM Fokus hari kedua bergeser pada aspek teknis dan operasional. Dilakukan evaluasi kinerja mendalam berbasis PICA (Problem Identification and Corrective Action), Kontrak Kinerja (PK), dan realisasi Anggaran (Simkeu).
Sesi ini melibatkan seluruh Jurusan (baik Rekayasa maupun Non-Rekayasa) serta unit Non-Jurusan (Pusat, UPA, dan Bagian). Diskusi berlangsung dinamis untuk memastikan akuntabilitas penggunaan anggaran dan efektivitas sumber daya manusia dalam mendukung tridharma perguruan tinggi.
Hari Ketiga: Penguatan Karakter dan Rumusan Masa Depan Puncak kegiatan di hari ketiga diisi dengan penguatan soft skill melalui sesi Character & Teamwork Building bersama narasumber Rama Sugandhi, S.Psi., M.Psi. dari PT PKSS. Sesi ini dirancang untuk membangun soliditas dan harmonisasi tim kerja lintas divisi di lingkungan Polsri.
Raker ditutup dengan Pleno Hasil Tim Perumus yang membacakan butir-butir rekomendasi strategis hasil diskusi komisi. Dokumen hasil Raker kemudian diserahkan secara simbolis kepada Direktur Polsri, menandai berakhirnya kegiatan sekaligus dimulainya babak baru implementasi kinerja untuk tahun mendatang.
“Dengan selesainya Raker ini, kita memiliki peta jalan yang jelas. Saatnya kembali ke unit masing-masing dan bekerja dengan semangat baru untuk Polsri yang lebih unggul,” tutup Direktur saat menutup acara secara resmi.